Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Temukan Artikel Anda

Senin, 29 Agustus 2011

Lembah Para Serigala Palestina


"Valley of the Wolves: Palestina" terinspirasi oleh serangan 31 Mei Israel di Mavi Marmara, sebuah kapal bantuan Turki menuju kemanusiaan ke Gaza, yang mengakibatkan kematian sembilan orang.

Film ini didasarkan pada serial televisi kontroversial "Kurtlar Vadisi" (Valley of the Wolves) dan akan menjadi tindak lanjut "Valley of the Wolves: Iraq" (2006) dan "Valley of the Wolves: Gladio" (2008).

Sejak film di agendakan, pernyataan bahwa akan meningkatkan ketegangan sudah tinggi antara Turki dan Israel telah muncul. Beberapa perubahan adalah untuk plot film setelah serangan Israel pada armada bantuan Gaza. Film ini bertujuan untuk membalas dendam pada Israel untuk serangan mematikan yang menyebabkan protes di seluruh dunia. "Valley of the Wolves: Palestina" diproyeksikan untuk biaya lebih dari $ 10 juta, menjadikannya salah satu film paling mahal yang pernah ada Turki.

Menurut sinopsis, pahlawan seri, Polat Alemdar - agen pistol-toting dan merupakan seorang ahli jahit - beserta orang-orangnya pergi ke Palestina setelah serangan Israel pada armada bantuan. Setelah banyak usaha, Polat dan anak buahnya menangkap komandan Israel, bernama Moshe Ben Eliezer, yang merencanakan dan mengelola serangan itu.

Dimainkan oleh Necati Şaşmaz - yang tidak pernah bermain film sebelumnya - suaranya di dubbing oleh aktor lain, Polat terlihat digambarkan sebagai James Bond Turki. Jutaan Turki muda mengidolakan dia, meniru tingkah laku dan gaya berbicaranya.

The "Valley of the Wolves" waralaba - yang dibuat oleh perusahaan produksi Pana Film - telah menikmati kesuksesan luar biasa di Turki. Judulnya membangkitkan gambaran-gambaran mitologis dari kisah yang dicintai oleh nasionalis dari seekor 'serigala' memandu orang-orang Turki keluar dari sebuah lembah di Asia Tengah dimana mereka telah terjebak oleh musuh.

Film ini berkisah tentang 3 inteljen Turki (muslim) yang memburu komandan Israel yang bertanggungjawab atas penyerangan brutal terhadap Rombongan Relawan untuk Gaza di Kapal Mavi Marmara beberapa waktu lalu.

Semoga film ini meningkatkan empati dan kontribusi muslim dunia terhadap perjuangan saudara-saudara kita di Palestina. Film semacam ini harus terus diproduksi dan ditonton muslim di berbagai belahan dunia untuk mendetoksifikasi pengaruh film-film Barat yang cenderung mendiskreditkan Islam.

Butuh info game keren dan up to date ? Kunjungi NEOGENS pusatnya games bermutu.

1 komentar:

Artikel Islami mengatakan...

Sharing yang bermanfaat, trim

PASTI ANDA SUKA :

Sahabat